Tampilkan postingan dengan label Qur'an. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Qur'an. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 April 2017

Baca dan Amalkanlah

Baca dan amalkanlah...

Jangan pernah melupakan atau mengabaikan dari membaca, mempelajari, dan mengamalkan al-Qur'anul kareem, apalagi menelantarkannya....

Karena Rosulullah Shalallahu 'Alaihi Wasalam bersabda; Dari Abu Umamah ra menuturkan: Aku pernah mendengar Rosulullah Shalallahu 'Alaihi Wasalam bersabda; "Bacalah al-Qur'an..!, karena sesungguhnya al-Qur'an itu kelak akan datang pada Hari Kiamat sebagai penolong bagi para pembacanya (HR. Muslim)
Hadits ini diriwayatkan oleh Imamul Muslim dalam tema 'Shalaatul-Mussaafiriin' no. 840

~abah al-faqiir

Jumat, 10 Februari 2017

Qs. Aali-Imraan:26-27

Sungguh Allah yang Maha Menggenggam atas setiap makhluk Nya...

قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ ۖ بِيَدِكَ الْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ○
تُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَتُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ ۖ وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ ۖ وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ ○
    Katakanlah: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)". (Qs. Aali-Imraan : 26-27)

~abah al-faqiir

Senin, 06 Februari 2017

Penduduk Surga-Neraka

Sungguhlah berbeda penduduk Surga dan Neraka itu...

لَا يَسْتَوِي أَصْحَابُ النَّارِ وَأَصْحَابُ الْجَنَّةِ ۚ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ هُمُ الْفَائِزُونَ
Tidaklah sama penghuni-penghuni neraka dengan penghuni-penghuni jannah; penghuni-penghuni jannah itulah orang-orang yang beruntung. (Qs. Al-Hasr:20)

Moga manfaat dan jadi renungan iman kita

~abah al-faqiir

Senin, 30 Januari 2017

Al-Ankabut:41-45

Sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar..

Firman Allah dalam QS. An-'Ankabut:41-45

مَثَلُ الَّذِينَ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ أَوْلِيَاءَ كَمَثَلِ الْعَنْكَبُوتِ اتَّخَذَتْ بَيْتًا ۖ وَإِنَّ أَوْهَنَ الْبُيُوتِ لَبَيْتُ الْعَنْكَبُوتِ ۖ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ▪
Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui.

إِنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ مِنْ شَيْءٍ ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ▪
Sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang mereka seru selain Allah. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

وَتِلْكَ الْأَمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ ۖ وَمَا يَعْقِلُهَا إِلَّا الْعَالِمُونَ▪
Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu.

خَلَقَ اللَّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِلْمُؤْمِنِينَ▪
Allah menciptakan langit dan bumi dengan hak. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang mukmin.

اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ▪
Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Moga manfaat..
~abah al-faqiir

Jumat, 27 Januari 2017

Pelajari dan jarkanlah Qur'an

Jadikanlah Qur'an sebagai pegangan dan petunjuk hidup dalam menapaki kehidupan di atas  punggung bumi ini...

Baca, pelajari, dan ajarkan Al Quran...

حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ أَنْبَأَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنِي عَلْقَمَةُ بْنُ مَرْثَدٍ قَال سَمِعْتُ سَعْدَ بْنَ عُبَيْدَةَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

2907. Mahmud bin Ghailan menceritakan kepada kami, Abu Daud menceritakan kepada kami, Syu'bah memberitahukan kepada kami, Alqamah bin Martsad mengabarkan kepadaku, ia berkata, aku mendengar Sa'ad bin Ubaidah bercerita, dari Abu Abdurrahman, dari Utsman bin Affan. Bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baik orang di antara kalian adalah yang mempelajari Al Qur'an dan mengajarkannya." Shahih: Ibnu Majah (211); Al Bukhari.

Abu Abdurrahman berkata, "Hal itulah yang membuatku berada di tempatku ini." Ia juga mengajarkan Al Qur'an pada zaman kekhalifahan Utsman hingga sampai kepada Al Hajjaj bin Yusuf. Abu Isa berkata, "Hadits ini hasan shahih."

حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ السَّرِيِّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ مَرْثَدٍ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُكُمْ أَوْ أَفْضَلُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

2908. Mahmud bin Ghailan menceritakan kepada kami, Bisyr bin As-Sari menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, dari Alqamah bin Martsad, dari Abu Abdurrahman As-Sulami, dari Utsman bin Affan, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baik orang di antara kalian —atau yang paling istimewa di antara kalian—adalah yang mempelajari Al Qur'an dan mengajarkannya. Shahih: Lihat hadits sebelumnya.

Abu Isa berkata, "Hadits ini hasan shahih" Seperti inilah Abdurrahman bin Mahdi dan lebih dan satu orang lainnya meriwayatkan hadits ini. dan Sufyan dan Syu"bah. dan Alqamah bin Martsad, dan Sa'ad bin Ubaidah, dan Abu Abdurrahman, dan Utsman, dari RasuJullah. Muhammad bin Basyar menceritakan kepada kami seperti hadits itu. Yahya bin Said menceritakan kepada kami, dari Sufyan dan Syu'bah. Muhammad bin Basyar berkata, "Seperti inilah Yahya bin Said menyebutkan hadits ini, dari Sufyan dan Syu'bah —lebih dari satu kali—, dari Alqamah bin Martsad, dari Sa'ad bin Ubaidah, dari Abu Abdurrahman, dari Utsman, dari Rasulullah. Muhammad bin Basyar berkata, "Sahabat-sahabat Sufyan tidak menyebutkan di dalam sanad-nya bahwa hadits ini dari Sufyan, dari Sa"ad bin Ubaidah." Muhammad bin Basyar berkata, "Hadits ini lebih shahih.". Abu Isa berkata, "Syu'bah menambahkan Sa'ad bin Ubaidah pada sanad hadits ini. Hadits dari Sufyan sepertinya lebih shahih." Ali bin Abdullah berkata, Yahya bin Said berkata, "Bagiku, tidak ada seorang pun yang menandingi Syu'bah. Namun, jika ia bertentangan dengan hadits Sufyan, maka aku akan lebih memilih ucapan Sufyan." Abu Isa berkata, aku mendengar Abu Ammar menyebutkan hadits dari Waki'. Ia berkata, Syu'bah berkata, "Sufyan lebih baik hapalannya dariku. Tidak ada satu hadits pun yang diceritakan Sufyan kepadaku yang berasal dari seseorang melainkan aku menanyakan kepada orang yang bersangkutan. Akan tetapi, aku mendapatkan keterangan yang sama dari orang lain dengan keterangan yang aku dapatkan darinya. Pada bab ini terdapat riwayat lain dari Ali dan Sa'ad.

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ النُّعْمَانِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

2909. Qutaibah menceritakan kepada kami, Abdul Wahid bin Ziyad menceritakan kepada kami, dari Abdurrahman bin Ishaq, dari An-Nu'man bin Sa'ad, dari Ali bin Abu Thalib, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baik orang di antara kalian adalah yang mempelajari Al Qur'an dan mengajarkannya. " Shahih; Seperti hadits sebelumnya

Abu Isa berkata, "Hadits ini tidak kami ketahui dari hadits Ali, dari Rasulullah selain dari hadits Abdurrahman bin Ishaq."

Moga manfaat...
~abah al-faqiir

Pelajari dan jarkanlah Qur'an

Jadikanlah Qur'an sebagai pegangan dan petunjuk hidup dalam menapaki kehidupan di atas  punggung bumi ini...

Baca, pelajari, dan ajarkan Al Quran...

حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ أَنْبَأَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنِي عَلْقَمَةُ بْنُ مَرْثَدٍ قَال سَمِعْتُ سَعْدَ بْنَ عُبَيْدَةَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

2907. Mahmud bin Ghailan menceritakan kepada kami, Abu Daud menceritakan kepada kami, Syu'bah memberitahukan kepada kami, Alqamah bin Martsad mengabarkan kepadaku, ia berkata, aku mendengar Sa'ad bin Ubaidah bercerita, dari Abu Abdurrahman, dari Utsman bin Affan. Bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baik orang di antara kalian adalah yang mempelajari Al Qur'an dan mengajarkannya." Shahih: Ibnu Majah (211); Al Bukhari.

Abu Abdurrahman berkata, "Hal itulah yang membuatku berada di tempatku ini." Ia juga mengajarkan Al Qur'an pada zaman kekhalifahan Utsman hingga sampai kepada Al Hajjaj bin Yusuf. Abu Isa berkata, "Hadits ini hasan shahih."

حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ السَّرِيِّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ مَرْثَدٍ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُكُمْ أَوْ أَفْضَلُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

2908. Mahmud bin Ghailan menceritakan kepada kami, Bisyr bin As-Sari menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, dari Alqamah bin Martsad, dari Abu Abdurrahman As-Sulami, dari Utsman bin Affan, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baik orang di antara kalian —atau yang paling istimewa di antara kalian—adalah yang mempelajari Al Qur'an dan mengajarkannya. Shahih: Lihat hadits sebelumnya.

Abu Isa berkata, "Hadits ini hasan shahih" Seperti inilah Abdurrahman bin Mahdi dan lebih dan satu orang lainnya meriwayatkan hadits ini. dan Sufyan dan Syu"bah. dan Alqamah bin Martsad, dan Sa'ad bin Ubaidah, dan Abu Abdurrahman, dan Utsman, dari RasuJullah. Muhammad bin Basyar menceritakan kepada kami seperti hadits itu. Yahya bin Said menceritakan kepada kami, dari Sufyan dan Syu'bah. Muhammad bin Basyar berkata, "Seperti inilah Yahya bin Said menyebutkan hadits ini, dari Sufyan dan Syu'bah —lebih dari satu kali—, dari Alqamah bin Martsad, dari Sa'ad bin Ubaidah, dari Abu Abdurrahman, dari Utsman, dari Rasulullah. Muhammad bin Basyar berkata, "Sahabat-sahabat Sufyan tidak menyebutkan di dalam sanad-nya bahwa hadits ini dari Sufyan, dari Sa"ad bin Ubaidah." Muhammad bin Basyar berkata, "Hadits ini lebih shahih.". Abu Isa berkata, "Syu'bah menambahkan Sa'ad bin Ubaidah pada sanad hadits ini. Hadits dari Sufyan sepertinya lebih shahih." Ali bin Abdullah berkata, Yahya bin Said berkata, "Bagiku, tidak ada seorang pun yang menandingi Syu'bah. Namun, jika ia bertentangan dengan hadits Sufyan, maka aku akan lebih memilih ucapan Sufyan." Abu Isa berkata, aku mendengar Abu Ammar menyebutkan hadits dari Waki'. Ia berkata, Syu'bah berkata, "Sufyan lebih baik hapalannya dariku. Tidak ada satu hadits pun yang diceritakan Sufyan kepadaku yang berasal dari seseorang melainkan aku menanyakan kepada orang yang bersangkutan. Akan tetapi, aku mendapatkan keterangan yang sama dari orang lain dengan keterangan yang aku dapatkan darinya. Pada bab ini terdapat riwayat lain dari Ali dan Sa'ad.

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ النُّعْمَانِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

2909. Qutaibah menceritakan kepada kami, Abdul Wahid bin Ziyad menceritakan kepada kami, dari Abdurrahman bin Ishaq, dari An-Nu'man bin Sa'ad, dari Ali bin Abu Thalib, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baik orang di antara kalian adalah yang mempelajari Al Qur'an dan mengajarkannya. " Shahih; Seperti hadits sebelumnya

Abu Isa berkata, "Hadits ini tidak kami ketahui dari hadits Ali, dari Rasulullah selain dari hadits Abdurrahman bin Ishaq."

Moga manfaat...
~abah al-faqiir

Minggu, 01 Januari 2017

QS. Al-Baqaarah:255

"Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar".
(QS. Al-Baqaarah:255)

Minggu, 25 Desember 2016

Berkurangkah.. atau Bertambah..?

Berkurangkah... atau Bertambah...?

Matematika sedekah itu unik. Saat kita memberi apa yang kita punya, Allah justru akan mengembalikan lebih banyak lagi. Shodaqoh itu rumusnya bertambah, bukan berkurang. Investasi, bukan pengeluaran. Surat Al- An’aam ayat 10 menyebutkan: “Barang siapa membawa amal yg baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya.” Surat Al-Baqarah ayat 261 juga menyebutkan bahwa harta yg dinafkahkan di jalan Allah akan dikembalikan 700 kali lipat oleh Allah.

Pengembalian Allah bisa beragam bentuknya, tidak mesti harta, tapi sesuatu yang insya Allah pas untuk kita. Bukalah mata hati untuk melihatnya. Semakin banyak bershodaqoh, semakin banyak pula penggantian dari Allah. Insya Allah. Perbanyak amaliyah kita dan kurangi terus maksiat agar harta yang disedekahkan tak sia-sia.

Semoga Allah memudahkan kita untuk bershodaqohh, meringankan langkah untuk bershodaqoh, dan balasan dari Allah tak terhalang dosa-dosa kita. Aamiinn..

Moga kita bisa menjadi hamba-hamba yang selalu ringan dan diringankan berinvestasi kepada Allah melalui shodaqoh karena Allah Ta'ala. Aamiin.

~abah al-faqiir

QS. IBRAHIIM : 18

QS. Ibrahim, ayat 18

{مَثَلُ الَّذِينَ كَفَرُوا بِرَبِّهِمْ أَعْمَالُهُمْ كَرَمَادٍ اشْتَدَّتْ بِهِ الرِّيحُ فِي يَوْمٍ عَاصِفٍ لَا يَقْدِرُونَ مِمَّا كَسَبُوا عَلَى شَيْءٍ ذَلِكَ هُوَ الضَّلالُ الْبَعِيدُ (18) }

Orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, amalan-amalan mereka adalah seperti abu yang ditiup angin dengan keras pada suatu hari yang berangin kencang. Mereka tidak dapat meng­ambil manfaat sedikit pun dari apa yang telah mereka usahakan (di dunia). Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh.
Ayat ini merupakan perumpamaan yang dibuat oleh Allah untuk menggambarkan tentang amal perbuatan orang-orang kafir yang menyembah selain Allah beserta-Nya dan mendustakan rasul-rasul-Nya. Mereka adalah orang-orang yang membina amal perbuatannya bukan pada landasan yang benar, sehingga runtuh dan lenyaplah bangunannya, padahal ia sangat memerlukannya. Allah Swt. berfirman:

{مَثَلُ الَّذِينَ كَفَرُوا بِرَبِّهِمْ أَعْمَالُهُمْ}

Orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, amalan-amalan mereka. (Ibrahim: 18)
Yakni perumpamaan amal perbuatan mereka kelak di hari kiamat apabila mereka meminta pahalanya dari Allah Swt. Demikian itu karena mereka menduga bahwa diri mereka berada dalam kebenaran, tetapi ternyata tiada satu pahala pun yang mereka dapatkan. Tiada hasil bagi amalan-amalan mereka kecuali sebagaimana debu yang lenyap diterbangkan oleh angin badai yang amat besar, seperti yang disebutkan oleh firman-Nya:

{فِي يَوْمٍ عَاصِفٍ}

pada suatu hari yang berangin kencang. (Ibrahim: 18)
Yaitu hari yang berangin sangat kencang lagi kuat. Maka mereka tidak mendapatkan sesuatu pun dari amal-amal perbuatan yang mereka upayakan ketika di dunia. Keadaannya tiada lain seperti seseorang yang mengumpulkan debu di hari yang berangin sangat kuat. Makna ayat ini sama dengan apa yang disebutkan di dalam ayat lain melalui firman-Nya:

{وَقَدِمْنَا إِلَى مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءً مَنْثُورًا}

Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan. (Al-Furqan: 23)

{مَثَلُ مَا يُنْفِقُونَ فِي هَذِهِ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا كَمَثَلِ رِيحٍ فِيهَا صِرٌّ أَصَابَتْ حَرْثَ قَوْمٍ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ فَأَهْلَكَتْهُ}

Perumpamaan harta yang mereka nafkahkan di dalam kehidupan dunia ini adalah seperti perumpamaan angin yang mengandung hawa yang sangat dingin, yang menimpa tanaman kaum yang menganiaya diri sendiri, lalu angin itu merusaknya. Allah tidak menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. (Ali Imran: 117)

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُبْطِلُوا صَدَقَاتِكُمْ بِالْمَنِّ وَالأذَى كَالَّذِي يُنْفِقُ مَالَهُ رِئَاءَ النَّاسِ وَلا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَمَثَلُهُ كَمَثَلِ صَفْوَانٍ عَلَيْهِ تُرَابٌ فَأَصَابَهُ وَابِلٌ فَتَرَكَهُ صَلْدًا لَا يَقْدِرُونَ عَلَى شَيْءٍ مِمَّا كَسَبُوا وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْكَافِرِينَ}

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian menghilangkan (pahala) sedekah kalian dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatu pun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjukkepada orang-orang yangkafir. (Al-Baqarah: 264)
Sedangkan firman Allah Swt. dalam ayat berikut ini:

{ذَلِكَ هُوَ الضَّلالُ الْبَعِيدُ}

Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh. (Ibrahim: 18)
Artinya, usaha dan amal mereka tidak mempunyai landasan, tidak pula lurus, sehingga mereka kehilangan pahalanya di saat mereka sangat memerlukannya.Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh. (Ibrahim: 18)

Selasa, 06 Desember 2016

Menahan diri dan Bersabar

Menahan diri dan Bersabar..

Firman Allah dalam surat al-Baqaarah ayat 153:
{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلاةِ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ (153)

Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolong kalian, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.

Setelah Allah Swt. menerangkan perintah untuk bersyukur kepada-Nya, maka melalui ayat ini Dia menjelaskan perihal sabar dan hikmah yang terkandung di dalam masalah menjadikan sabar dan salat sebagai penolong serta pembimbing. Karena sesungguhnya seorang hamba itu adakalanya berada dalam kenikmatan, lalu ia mensyukurinya; atau berada dalam cobaan, lalu ia bersabar menanggungnya. Sebagaimana yang disebutkan oleh sebuah hadis yang mengatakan:

"عَجَبًا لِلْمُؤْمِنِ. لَا يَقْضِي اللَّهُ لَهُ قَضَاءً إِلَّا كَانَ خَيْرًا لَهُ: إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ، فَشَكَرَ، كَانَ خَيْرًا لَهُ؛ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ فَصَبَرَ كَانَ خَيْرًا لَهُ".

Mengagumkan perihal orang mukmin itu. Tidak sekali-kali Allah menetapkan suatu ketetapan baginya, melainkan hal itu baik belaka baginya. Jika dia mendapat kesenangan, maka bersyukurlah dia yang hal ini adalah lebih baik baginya; dan jika tertimpa kesengsaraan, maka bersabarlah dia yang hal ini adalah lebih baik baginya. 
Allah Swt. menjelaskan bahwa sarana yang paling baik untuk menanggung segala macam cobaan ialah dengan sikap sabar dan banyak salat, seperti yang dijelaskan di dalam firman-Nya:

وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلاةِ وَإِنَّها لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخاشِعِينَ

Jadikanlah sabar dan salat sebagai penolong kalian. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk. (Al-Baqarah: 45)

Senin, 05 Desember 2016

Surat Al-Baqaarah :21

QS. Al-Baqaarah:21

Allah adalah Yang Menciptakan seluruh alam semesta, Yang menghidupi atas makhluk-Nya, memberi rezeki, dan Yang memberi rezeki atas hamba-hamba Nya. Karena itu, hanya Dia sematalah Yang harus disembah dan tidak boleh mempersekutukan-Nya dengan selain-Nya, sebagaimana yang dinyatakan di dalam ayat lain:

{فَلا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَنْدَادًا وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ}
Karena itu, janganlah kalian mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kalian mengetahui. (Al-Baqarah: 22)

Di dalam hadis Sahihain disebutkan dari Ibnu Mas'ud yang menceritakan:

قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَيُّ الذَّنْبِ أَعْظَمُ؟ قَالَ: "أَنْ تَجْعَلَ لِلَّهِ نِدًّا، وهو خلقك" الحديث
Aku bertanya, "Wahai Rasulullah, dosa apakah yang paling besar di sisi Allah? Beliau menjawab, "Bila kamu mengadakan sekutu bagi Allah, padahal Dialah Yang menciptakanmu,'" hingga akhir hadis.

Demikian pula yang disebutkan di dalam hadis Mu'az yang menyebutkan. 

"أَتَدْرِي مَا حَقُّ اللَّهِ عَلَى عِبَادِهِ؟ أَنْ يَعْبُدُوهُ لَا يُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا" الْحَدِيثَ
Tahukah kamu apa hak Allah yang dibebankan pada hamba-hamba-Nya?" lalu disebutkan, "Hendaklah mereka menyembah-Nya dan jangan mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun," hingga akhir hadis.

Moga manfaat dan bisa jadi nutrisi qolbu iman islam kita dalam rahmat-Nya. Aamiin.

~abah al-faqiir